Saya bernapsu memiliki tas yang lebih kecil. Supaya tak latah untuk membawa banyak barang. Dan seperti biasa, kita sama-sama tahu, bahwa memilih tas yang betul-betul kita sukai sangatlah tidak mudah.Ibarat kekasih, kita butuh chemestry yang cocok antara satu dengan yang lain.
Seperti yang sudah di ketahui, saya jatuh cinta luar biasa kepada Mulberry Alexa. Tetapi setelah membaca tentang isu kualitas dari Alexa saya jadi bingung sendiri. Banyak perempuan di purseforum yang merasa tas ini terlalu mahal namun berkualitas rendah. Mereka juga merasa kulit buffallo Alexa terlalu tipis dan rata-rata mengeluh tentang terlalu panjangnya talinya. Walaupun ada juga beberapa yang menyukainya dan berkata bahwa seiring dengan waktu kulit Alexa pelan-pelan akan terasa lebih baik.

Alexa in oak
Tapi walaupun mendengar sedemikian banyak suara negatif mengenai Alexa, saya masih menginginkan Alexa ada di dalam lemari saya…..
Tas selanjutnya yang juga telah lama menjadi incaran adalah Totally Azur PM. I love Azur and I love Totally. Kita sama-sama tahu bagaimana tas ini dapat terlihat chic sekaligus nyaman. Totally mendapatkan nilai plus yang besar dengan zipper top-nya. Terbayang ini akan jadi tas sehari-hari yang nyaman dikenakan. Sizenya pun cukup untuk menampung perlengkapan sehari-hari.

Totally Azur pm
Kedua tas ini memang berbeda dalam segi bentuk, tapi dimata saya, keduanya sama-sama menjawab kebutuhan saya akan sebuah tas yang kecil namun tak terlalu kecil *ummm…pemahaman yang membingungkan… tapi ngerti kan maksudnya
*
Aaaah….dilema…dilema….dilema….karena tidak mungkin untuk membeli keduanya. Dan jika suatu saat saya memilih salah satu dari tas ini, maka tas tersebut adalah tas terakhir di tahun ini. Dilema oh dilema…
pics: TPF, Louisvuitton.com

Mau tas designer secara gratis? Silahkan ke Wolipop.com. Isi formulirnya dan siapa tahu salah satu tas diatas jadi milikmu!
Setelah sukses dengan seri journey sebelumnya dengan menampilkan Catherine Deneuve, Steffi Graff dan Andre Agassi,Francis Ford Coppola dan Sofia Coppola, Keith Richards, Mikael Gorbachev dan Sean Connery, kini Louis Vuitton menampilkan tiga legenda sepakbola di iklan terbaru mereka, Pele, Zidane dan Maradona di tahun 2010, bertepatan dengan tahun diselenggarakannya Piala Dunia.

Zidane,Pele & Maradona for Louis Vuitton
Secara pribadi, saya menyukai iklan cetak yang diambil gambarnya oleh Annie Leibovitz ini. Warna dan latar belakang yang terasa konsisten seperti di iklan-iklan journey lainnya. Karakter-karakter yang ditampilkan pun sejalan napas Louis Vuitton sebagai brand yang telah melegenda selama puluhan tahun.
Untuk ikut ber”partisipasi” silahkan buka http://www.louisvuittonjourneys.com
pic: Louisvuitton.com
Untuk kedua kalinya, Louis Vuitton berkolaborasi dengan Takashi Murakami dan melahirkan koleksi Cosmic Blossom.Dengan di dominasi dua warna cerah, pink dan ungu,koleksi ini sangatlah bernuansa pantai dan jika di perhatikan dengan detail, akan terlihat muka-muka kartun yang ceria khas Murakami menghiasi tas ini.

LV Cosmic Blossom tote
Selain itu, label yang digunakan pada sisi tas ini adalah LV Vintage trunk label yang dipadukan dengan hardware berwarna keemasan. Lalu untuk bagian dalamnya, lining-nya terbuat dari canvas dengan motif yang terkesan vintage. Tapi kesemuanya ini tak cukup menarik untuk membuat saya berniat membeli dan menjadikannya koleksi.
Alasannya, ini hanyalah sebuah tote, yang terlalu ceria sehingga sekilas hanya pantas dikenakan ke pantai. Alasan kedua, (masih) ini adalah sebuah Tote, bentuk yang terlalu sederhana untuk sebuah harga U$ 1230 (PM) atau U$ 1480 (GM) -semuanya berdasarkan harga di website LV US.
Tentu…ini semua hanya opini saya semata untuk mereka yang tergila-gila dengan koleksi Murakami ini bisa jadi memiliki opini yang berbeda dengan saya
pic: butterboom.com

Monogram Idylle speedy 30 in Sepia
Oh…oh….oh. Sebagai pecinta mini lin, hati saya langsung sukacita melihat versi mini lin dari Louis Vuitton yang kini disebut sebagai Monogram Idylle. Saya mencoba mencari apa arti kata Idylle dan menemukan kurang lebih artinya adalah sebuah prosa yang menggambarkan keindahan alam.
Koleksi Monogram Idylle terdiri dari 3 warna, -Sepia,Fusain dan Encre- dan terdiri dari berbagai bentuk tapi disini, saya akan secara spesifik membicarakan Speedy 30-nya.

in Encre
Dengan bahan canvas dan handle terbuat dari kulit serta hardware yang berwarna keemasan, Monogram Idylle juga dilengkapi tali panjang/strap kulit -yup! bahkan Louis Vuitton pun menambahkan straps pada tas speedynya!- yang pastinya cocok untuk dipakai untuk berkeliling kota seharian. Tentu ini adalah sebuah tambahan yang menyenangkan, karena beberapa model speedy lain, seperti Damier Ebene Canvas serta Epi leather tak memiliki kelebihan ini sehingga terus terang menjadi kurang praktis untuk digunakan sebagai tas sehari-hari.

in Fusian
Pilihan utama saya adalah warna biru keabuannya/ Encre. Terbayang dikepala warna ini cocok saat dikenakan bersamaan dengan jeans ataupun celana pendek.Bagi para pecinta speedy, ini adalah saat yang tepat untuk menambah koleksinya.

Monogram Idylle
Gambar terakhir sekedar untuk memperlihatkan betapa berbedanya penampilan speedy yang biasanya harus dijinjing dengan yang dapat disandingkan di pundak. Ingin segera memillikinya? Silahkan kunjungi butik LV terdekat. Harga yang tertera di Website LV untuk Monogram Idylle Speedy 30 adalah U$ 1090.
pics: shanghainesedumpling.com
droolworthy comments