Arsip

Posts Tagged ‘cognac’

the classic chain

Mei 23, 2009 1 komentar

Tas dengan aksen rantai dimata saya terlihat klasik. Tentu, tentu, tak ada yang mampu mengalahkan ke-klasikan tas Chanel. Tapi setidaknya jika belum mampu membeli Chanel, banting stir saja ke pilihan tas lain yang juga beraksen rantai. Gak sama sih, tentu lebih cantik Chanel. Tapi setidaknya yang dibawah ini tidak merusak dompet -saya- ;)

Supaya mampu bertahan lama, baiknya -menurut saya- pilih tas beraksen rantai yang tampilannya sangat sederhana. Dengan begitu,mau memilih warna mencolok jadi gak masalah.

Favorit saya tiga dibawah ini. Tiga-tiganya sama-sama menawan hati dan warnanya juga gak biasa. Btw, tak seperti biasanya, tas Tory Burch yang satu ini tidak meneriakkan logo “T” nya dimuka saya. Cantik!

Tory Burch Pebbled Liam Messeger

Tory Burch Pebbled Liam Messeger

Badgley Mischcka Platimum Label Connie hobo

Badgley Mischcka Platimum Label Connie hobo

Anya HIndmarch Jackson Shoulder bag

Anya HIndmarch Jackson Shoulder bag

Simple plan with Eileen Fisher

Mei 7, 2009 Tinggalkan Komentar

Saya tidak punya selera yang sederhana. Betul, deh. Silahkan liat koleksi baju saya. Silahkan liat selera tas saya. Menurut saya, adik sayalah yang lebih memiliki konsep timeless dalam lemarinya. Saya tidak pernah melihat satu barang/baju pun yang merujuk ke sebuah trend periode tertentu di dalam lemarinya. Pernah suatu ketika kita berbelanja bersama *saya waktu itu baru semester 4 dan sedang terdampar disebuah tempat bernama gudang esprit :P * dia memilih sebuah baju lengan panjang Vneck berwarna biru tua dan langsung saya tertawakan. Kenapa? karena modelnya yang biasaaaaaa banget. Tapi dia langsung berargumen. Katanya ini baju yang sangat bagus bahannya *bener sih, sepuluh tahun kemudian kondisinya masih bagus!*dan modelnya gak aneh-aneh, jadi bisa dipake buat kondisi apa aja *bener juga sih, beberapa kali saya ingat saya pernah curi pakai bajunya untuk acara resmi ataupun cuma sekedar jalan-jalan*

Jadi hari ini, mata saya pun tertuju dengan koleksi Eileen Fisher. Yang serba sederhana, apa adanya, tapi sama sekali tak terkesan murahan. Pilihan materialnya? sudah pasti kulit! Dengan tingkat ke-slouchy-an yang cukup, membuat saya pun sibuk beruh ah uh depan monitor. Pilihan warnanya pun cukup sederhana, cognac dan hitam.

Eileen Fisher whole life bag

Eileen Fisher whole life bag

Eileen Fisher everything bag

Eileen Fisher everything bag

Eileen Fisher eileen shoulder bag

Eileen Fisher eileen shoulder bag

Dan saya kira-kira akan memakainya selama uumm 5 tahun? 10 tahun? 15 tahun? Entahlah, yang jelas ketiganya sama-sama masuk ke dalam koleksi baju saya yang tidak sederhana itu.

photocredit: Neimanmarcus.com

ok, lets day dreaming…

Januari 25, 2009 Tinggalkan Komentar

Mengkhayal itu kan menyenangkan ya. Bisa bikin kita senyum-senyum sendiri. Bisa menenangkan hati yang gelisah. Dan yang terpenting adalah…Gratis dan bisa berimajinasi setinggi yang kita mau.

Berhubung sedang libur panjang, gak ada salahnya saya sedikit berkhayal. Ok, khayalannya itu adalah…. : mendadak ada seorang lelaki ganteng macam Brand Pitt ngasih sebuah cek yang bisa diisi sendiri jumlahnya sesuai dengan permintaan dan bertuliskan tinta merah tebal: gak boleh dibelanjakan apapun kecuali tas :)

Hohohohoho.

Begitu terima cek ini yang akan saya lakukan adalah mencium si lelaki ganteng ini dan langsung lari ke butik Bottega Veneta terdekat ;) Kenapa? Karena sekarang sedang ada banyak tas yang saya ingin bawa pulang.

Yang pertama, Bottega Veneta Braided Shoulder Bag. Tas ini gak besar sih, cenderung medium atau kecil malah untuk ukuran tas versi saya. Tapi…saya sukaaaa sekali dengan modelnya. Tak lekang waktu, zip closure, yummy leather. Pas untuk dibawa saat saya gak pingin bawa barang banyak-banyak.

Bottega Veneta braided shoulder bag

Bottega Veneta braided shoulder bag

Tas berikutnya yang jadi incaran, gak lain dan gak bukan…adalah: Bottega Veneta Maxi Veneta Bag! Gak tanggung-tanggung, saya akan ambil tas ini dalam dua warna dan dalam size yang Maxi! Hohohoho.

Warnanya? Putih dan hitam, supaya bisa dipakai sesering mungkin.Dua warna ini sama-sama klasik. Walaupun putih agak riskan karena takut kena noda, dsb…tapi saya tetap suka. Apalagi seringnya kalau pergi-pergi saya banyak memakai sendal warna putih. Jadi, apapun bajunya…asal tas dan sendalnya berwarna sama, buat saya itu manjur untuk bikin suasana hati tetap bagus.

Bottega Veneta maxi veneta hobo in bianco

Bottega Veneta maxi veneta hobo in bianco

Bottega Veneta maxi veneta hobo in black

Bottega Veneta maxi veneta hobo in black

Masih belum puas :P saya masih ingin menambah Veneta-nya lagi dalam ukuran medium. Dan kali ini warna yang saya inginkan adalah biru.

bottega veneta medium veneta

bottega veneta medium veneta

Sebelumnya saya suka sekali dengan warna burned orange-nya..tapi setelah dipikir-pikir, warna biru adalah pilihan warna yang lebih klasik daripada orange, right?

Pilihan berikutnya adalah Miniaudiere Satin Clutch. Gak perlu banyak kata, for me this clutch is beyond perfect. Mau dipake untuk kebaya, baju pesta, apapun…clutch ini akan selalu membuat penampilan terlihat elegan dan menawan.

Bottega Veneta Miniaudiere Satin Clutch

Bottega Veneta Miniaudiere Satin Clutch

Dan pilihan terakhir saya jatuh kepada…….. Bottega Veneta Braided Patchwork Hobo.

Yang satu ini betul-betul membuat jantung mau copot. Saya tergila-gila sekali dengan bentuknya yang sangat 70-an. Detailnya cantik. Shoulder strapnya kelihatan luar biasa. Kulit dua warnanya juga sangat sangat menawan.

Saya sungguh sungguh suka dan  langsung jatuh cinta pandangan pertama dengan yang satu ini.

Bottega Veneta braided patchwork hobo

Bottega Veneta braided patchwork hobo

Kalau memang bisa punya semua tas diatas…kayaknya saya mau deh rela puasa beli tas selama 2 tahun :P . Dan supaya saya bisa memegang janji saya ini, saya juga rela deh dikasih ancaman; puasa beli tas selama 2 tahun dan bila melanggar  salah satu tasnya bakal disita  :D

Hahahahahaha…..

Ok..cukup..cukup..cukup. Cukup sampai disini khayal-mengkhayal-nya. Saya sekarang sudah betul-betul ngantuk. Tapi secara gak sadar tangan saya sudah mengambil kalkulator dan menghitung jumlah total dari semua tas diatas.

Hasilnya…kepala ini pusing mendadak…..

photocredit: saks.com; neimanmarcus.com

when having one color is not enough..

Desember 26, 2008 Tinggalkan Komentar

Ada beberapa tas yang secara langsung pengen rasanya saya punyai dalam beberapa warna tapi modelnya tetap sama. Kalau punya pohon uang ;) pilihan saya pasti bakalan jatuh ke Balenciaga, Chanel & Hermes.

Tapi sebelum sampai ke sana, saya juga nggak keberatan untuk punya Kooba handbags Ryder Tote dalam banyak warna. Kalau hanya beli satu pun, kayaknya akan makan waktu lama untuk memutuskan warna mana yang saya pilih.

Selain warna-warnanya yang pingin saya makan ;) saya juga cinta sekali dengan modelnya. Jauh dari membosankan. Jauh dari kesan tua. Bentuknya sedikit edgy dengan ukuran yang pas. Dan kulitnya itu…*sigh*.  Dan satu lagi nilai plus-nya…its a tote! I   a l w a y s  have a special feeling for a tote bag. Ok, sudah.Cukup. Sekarang…, warna-warnanya.

Kuning? Not too bright *check*. Not tacky at all *check*. Perfect.

Kooba Ryder Tote in Yellow

Kooba Ryder Tote in Yellow

Biru? Warna aman kalau mau terlihat lebih elegan tapi masih tetap stand out untuk sekedar dipakai dengan t-shirt & jeans.

Kooba Ryder Tote in Ocean

Kooba Ryder Tote in Ocean

Pink? Yummm..yum….mungkin ini yang jadi warna favorit saya.

Kooba Ryder Tote in Pink

Kooba Ryder Tote in Pink

Pingin pilih warna standar seperti coklat, misalnya? Hmm….yang ini lebih “dewasa’ sih..tapi saya nggak mau pilih yang ini. Tiga warna sebelumnya lebih menggugah selera.Tapi menurut saya, warna coklat ini masih tetap terlihat cantik untuk si Ryder Tote.

Kooba Ryder Tote in Cognac

Kooba Ryder Tote in Cognac

Dan yang terakhir. Hitam? Hitam?! I told you i don’t really like a black bag but this bag rocked! Tas ini sama sekali nggak keliatan membosankan dalam warna hitam.  Jauh  lebih menarik dari Juicy Couture “Peony”. Mungkin ini bisa masuk ke dalam daftar “hitam” pilihan saya :)

Kooba Ryder Tote in Black

Kooba Ryder Tote in Black

Sepertinya mulai dari sekarang, mata akan saya set untuk rutin memerhatikan Kooba. Siapa tahu akan ada warna lain yang akan bermunculan.. .

photo credit: revolveclothing.com

My version of love at the first sight

Desember 23, 2008 Tinggalkan Komentar

Beberapa bulan terakhir, saya jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Dr. Q Groove by Marc by Marc Jacobs. Saya ingat betul, bagaimana pertama kali melihatnya di website dan sampai tiba saatnya saya bisa pegang langsung dan memiliki si Dr Q Groove ini. Yang paling saya suka dari Dr Q Groove adalah ragam pemakaiannya. Bisa dijinjing, bisa diselempang, bisa ditaro dipundak, apapun cara yang dipakai tas ini tetap istimewa.

Walaupun sebenarnya ada dua kelemahan tas ini. Satu karena bentuknya yang satchel dan yang kedua tas tak terstruktur dengan baik karena gak ada dasarnya sama sekali. Oh ya..yang punya saya, versi kulitnya berbeda dengan yang digambar. Kalau gak salah yang dibawah ini Dr. Q Groove versi awal. Punya saya versi yang lebih terbaru tapi leathernya lebih tipis. Lalu, versi saya juga gak ada metal tag-nya. Barusan coba cari versi punya saya di internet, tapi gak nemu. Kayaknya udah sold out dimana-mana. Masih penasaran betul sama warna yang coklat ini. Untuk Dr. Q Groove, kayaknya ini warna yang the yummiest..


mbmj Dr Q Groove

Dan baru-baru ini saya mendadak jatuh cinta pada pandangan pertama lagi. Sebetulnya tas ini udah cukup lama beredar sih. Tapi biasanya saya memang begitu. Kalau pas ramai diomongin dan dipake dimana-mana, biasanya saya males banget buat ngeliriknya. Tapi kalau popularitasnya udah menurun, baru deh saya perhatikan dengan baik dan benar. Apalagi belakangan ini saya cenderung jadi sangat selektif. Kriteria tas yang saya ingin miliki jadi lumayan mengerucut. Saya harus bener-bener suka, modelnya harus klasik dan bisa dipake dalam waktu yang cukup lama. Lesson learned, gak boleh laper mata sembarangan. I have to be a better girl. Sekarang sedapat mungkin saya menghindari tas yang saya sudah beli saya jual.

Sekarang, saya sedang menaksir *akut* dengan bottega veneta :(

Dan untuk yang ini agak berat karena buat saya butuh waktu errr…yang cukup lama untuk bisa memilikinya. Sejak naksir, secara rutin beberapa hari sekali saya masuk ke websitenya, membayangkan bagaimana rasanya membawa si cantik ini. Membayangkan bagaimana lembut kulitnya. Membayangkan warna apa kira-kira yang akan saya pilih jika sudah tiba saatnya.

Perasaan saya jadi makin gak karuan lagi pada saat saya masuk ke butiknya dan melihat dan memegangnya secara langsung. Lemes mes. This bag is very beautiful and very very light. Yang saya pingin juga gak muluk-muluk kok. Bukan model yang aneh-aneh. Saya cuma ingin yang klasik, Medium/Large Veneta Bag.


Yang membuat saya makin lemas…warna-warna koleksi Cruise Collection-nya sangatlah segarrrr dipandang. Favorit saya, Cobalt dan Burned Orange, fffuiiiih. Dua warna ini juga udah saya lihat langsung dan jantung rasanya betul-betul mau copot.

Sayangnya, saya nggak ada gambarnya buat warna-warna favorit saya ini. Tapi bisa semuanya bisa dilihat disini kok.Dan untuk gambar yang ini, saya nggak tahu koleksi dari tahun berapa. Kalau dari sumbernya sepertinya dari sekitar tahun 2007.


bottega-veneta-intrecciato-nappa-hobo12

Pastinya, saya akan bulak-balik masuk ke entri yang ini sambil terus melihatnya sekedar untuk drooling ;) . Sambil sering-sering berdoa penuh semangat supaya waktu untuk memilikinya bisa datang lebih cepat biar si cantik ini bisa cepat-cepat saya peluk-peluk :D .



photo credit: www.pursepage.com

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 66 pengikut lainnya.